Dewan Provinsi Gelar Rapat Paripurna HUT Maluku ke-74

 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Maluku menggelar Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Maluku ke-74 tanggal 17 Agustus 2019 di Ruang Rapat Paripurna, Senin (19/8).
Ambon, Malukupost.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Maluku menggelar Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Maluku ke-74 tanggal 17 Agustus 2019 di Ruang Rapat Paripurna, Senin (19/8).
Rapat tersebut dipimpin Ketua DPRD Maluku Edwin Adrian Huwae didampingi Wakil Ketua Richard Rahakbauw, Elviana Pattiasina dan Syaid Mudzaqir Assagaff. Dihadiri Gubernur Murad Ismail dan Wakil Gubernur Maluku Barnabas Orno serta unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Anggota DPRD Provinsi, para Pejabat daerah lingkup Pemerintah Provinsi, Polri/TNI, Tokoh Agama dan beberapa tokoh masyarakat Maluku lainnya.
Ketua DPRD Provinsi Edwin Adrian Huwae sebelum membuka resmi rapat mengatakan, pihaknya menghimbau seluruh pihak terkait untuk membangun Maluku menjadi lebih baik. Apalagi, pelaksanaan Sidang Paripurna Istimewa yang rutin dilaksanakan setiap tahun merupakan salah satu konvensi ketatanegaraan yang harus dijunjung tinggi dan dihormati.
“Hal ini selain dapat memacu dan memotivasi pembangunan sekaligus sarana evaluasi, mengenal serta menghayati perjalanan sejarah bangsa yang tentunya menjadi modal dasar rakyat Maluku dan Indonesia untuk menata masa depan dan mencapai kemakmuran daerah serta bangsa Indonesia umumnya,” kata Edwin.
Sementara Gubernur Maluku Murad Ismail mengatakan, untuk menjadi Maluku yang unggul maka perlu didahulukan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Dia meyakini, dengan menjaga semangat kesatuan dan persatuan serta persaudaraan, Maluku masa depan akan semakin maju, sejahtera, mampu berkompetisi dan sukses mencapai kemajuan-kemajuan besar.
“Saya ingin mengutip pidato Soekarno di hadapan Dewan Dokoritsu Jumbi Cosakai yaitu ‘kemerdekaan Indonesia bukan tujuan, tetapi kemerdekaan adalah The Way of wealth (jalan atau jembatan menuju kesejahteraan). Kemerdekaan merupakan jembatan yang menghubungkan masyarakat baru merdeka menuju masyarakat adil dan makmur. Pidato sang Proklamator Kemerdekaan ini merupakan spirit bagi katong samua. Untuk itu, Saya berharap dari Negeri Raja-Raja, Maluku akan bangkit Soekarno-Soekarno Muda untuk membangun Maluku dan Indonesia ke depan,” kata Murad.
Usai rapat, dibacakan penetapan peringkat dan status kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah kabupaten/kota se-provinsi Maluku sesuai keputusan Gubernur Maluku, nomor 154 tahun 2019. Peringkat pertama Kabupaten Maluku Tengah, kedua Kota Ambon, ketiga Kota Tual, keempat kabupaten Buru, kelima Kabupaten Maluku Barat Daya, keenam Kabupaten Maluku Tenggara, ketujuh Kabupaten Buru Selatan, kedelapan Kabupaten Seram Bagian Barat, kesembilan kabupaten kepulauan Aru, kesepuluh Kabupaten Kepulauan Tanimbar dan peringkat kesebelas Kabupaten Seram Bagian Timur.
Sementara, peringkat dan status 10 terbaik laporan pemerintah daerah Organisasi Perangkat Daerah lingkup pemerintah provinsi Maluku sesuai keputusan Gubernur 153 tahun 2019, peringkat pertama Dinas Perindustrian dan Perdagangan, kedua Badan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia, ketiga Badan Kepegawaian Daerah, keempat Dinas Pertanian, kelima Dinas Sosial, keenam Dinas Kehutanan, ketujuh Dinas Pemberdayaan masyarakat dan pemerintah desa, kedelapan Dinas Koperasi dan UMKM, kesembilan Dinas Parawisata dan Ekonomi Kreatif, kesepuluh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. (MP-9)

Pos terkait